Sejauh apa hasil latihan anda – Test Tameshiwari

Share Button

Shinkyokushin Karate menganut system Full Contact dalam kumite atau pertarungan dimana tidak menggunakan body protector . Seluruh anggota tubuh merupakan alat senjata baik pukulan maupun tendangan , dan harus mampu bertahan terhadap benturan-benturan keras dari serangan lawan . Sepintas nampak terlalu keras dan berat , karena anggota tubuh pada hakekatnya tidak siap untuk menerima kekerasan.

Dengan latihan yang teratur , seperti melakukan latihan kihon (dasar) berulang-ulang disertai kiai (teriakan) yang didorong dari tenaga perut , berhari-hari , bertahun-tahun , secara pelan membangun tenaga serta kekuatan bagi tubuh . Latihan dari luar tubuh seperti memukul dan menendang pada makiwara , sandbag (sansak), dan alat-alat bantu lainnya , untuk melatih bagian bagian anggota tubuh yang dijadikan senjata , secara pelahan akan memberikan daya tahan ketika menghadapi benturan keras .

Selama masa-masa latihan , tentu akan mengalami pembengkakan pada bagian-bagian tubuh yang dibentur-benturkan , dan setelah digosok dengan obat-obat penghilang bengkak, lama kelamaan akan semakin tahan dan tidak mudah bengkak .

Kalau sudah sampai taraf ini , orang sudah mampu memperagakan teknik-teknik karate yang dimiliki dengan semampunya . Kalah menang sudah sangat bergantung pada kesiapan lawan . Apabila sudah menyiapkan diri dengan sebaik-baiknya dan masih dapat dikalahkan lawan, maka memang lawannya memiliki kemampuan yang lebih baik.  Kalah menang sudah bukan persoalan lagi , yang penting dapat memberikan perlawanan dan pertahanan dengan segenap kemampuan yang dimiliki .

mario_stickbaseballSelanjutnya jika kita sudah mahir dengan kumite ada satu test lagi yang dapat anda lakukan untuk memperlihatkan jerih payah anda selama latihan. Benturan-benturan yang telah anda alami pada bagian tangan dan kaki akan beradu dengan benda tumpul yang siap anda patahkan. Sebagai contoh kita akan menjumpai beberapa orang yang sanggup memecahkan ice block sebanyak 5 lapis sekaligus, leher botol yang ditebas dengan tangan kosong, stick baseball yang ditendang dengan tulang kering, 8 lapis papan kayu pecah dengan ditinju dan masih banyak yang lainnya. Kemampuan untuk mematahkan benda tumpul ini adalah bentuk tes yang harus anda hadapi khususnya di Karate yang menganut aliran full body contact.

Tameshiwari

Tameshiwari adalah teknik mematahkan benda keras seperti kayu, batu kali, paving block, batu bata, genting dan lain sebagainya yang fungsi dan tujuannya adalah untuk melakukan tes terhadap kemampuan diri sendiri dari hasil latihan selama ini.

mario_stickbaseball2Bentuk – bentuk tes tameshiwari dapat dilakukan dengan bagian  tangan , kaki maupun anggota tubuh lainnya.  Pada tangan dapat dilakukan  pukulan yang menggunakan Seiken, Shuto dan Hiji (Siku) yang umum dilakukan , sedangkan pada kaki kita dapat melakukan tendangan yang menggunakan bagian punggung kaki (haisoku), tulang kering (sune), pisau kaki (sokuto) , telapak kaki bagian depan (chusoku) , lutut , paha dan tumit.

Ketika mencoba melakukan tameshiwari , perlu kebulatan tekad, menyatukan hati dan pikiran dan menumbuhkan keyakinan pada diri ,  agar benda tumpul yang akan di patahkan atau dipecahkan atau dibelah dapat berlangsung dengan baik .

Beradu dengan benda keras dapat melukai tubuh kita sendiri apabila gagal melaksanakannya dengan baik . Tenaga yang digunakan pada saat tes tameshiwari akan kembali menghantam bagian anggota tubuh yang digunakan sebagai senjata .

Sebaliknya , apabila kita berhasil melaksanakannya dengan sukses , tenaga yang dikeluarkan tadi benar-benar untuk menghancurkan benda keras tersebut dan bagian anggota tubuh kita tidak mengalami cidera atau mungkin hanya terjadi goresan kecil.

Oleh sebab itu harus percaya   diri  sepenuhnya, bahwa memang mampu melakukannya dengan baik . Percaya diri karena memang memiliki tenaga , memiliki daya tahan dari hasil latihan bertahun-tahun dan tentunya sudah pernah dilakukan berulang kali .

Share Button

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *