Stand Up Fighting VS Ground Fighting – Bisakah dipersatukan?

Share Button

Cabang beladiri yang lagi nge-trend sekarang ini adalah Mix Martial Art. Perpaduan antara Stand Up Fighting dan Ground Fighting dipertontonkan di event-event bergengsi seperti Pride Fighting Championship, UFC dan masih banyak event yang menyajikan pertandingan MMA.

Seorang atlit MMA dituntut untuk dapat menguasai 2 ilmu beladiri yang menurut saya sangat berbeda style, yang satu beladiri dengan style Stand Up Fighting yang satunya lagi cabang beladiri dengan style Ground Fighting.

Coba Anda bayangkan, apa mungkin 2 ilmu beladiri tersebut dikuasai dalam waktu singkat, sedangkan kita tahu mendalami cabang beladiri tidak hanya 1 tahun atau 10 tahun saja. Yang saya tahu, Bila kita sudah memilih satu cabang beladiri, ilmu didalam sana tidak akan pernah habis sampai kita meninggalkan dunia ini untuk selama-lamanya.

Sekarang kita coba telaah lebih lanjut. MMA memiliki aturan-aturan dalam bertanding yang harus di taati kedua atlit. Atlit Stand Up tidak mungkin mau untuk bergelut di bawah sedangkan atlit Ground Fighting tidak mungkin mau untuk berlama-lama diatas atau meladeni gaya Stand Up Fighting.

2 cabang beladiri beda haluan dipertandingkan

Jika kedua atlit ini diketemukan, atlit Ground akan berusaha take down atlit Stand Up untuk dapat melancarkan teknik kunciannya sedangkan atlit Stand Fighting tidak mungkin bisa beraksi jika berada di bawah. Banyak sekali atlit stand up yang kalah di ajang MMA ini. Mengapa?

Mendorong atau menjegal adalah hal yang dilarang di stand up fighting tapi diperbolehkan di ajang MMA.

Yang menjadi pertanyaan: Apakah diperbolehkan atlit Stand Up pada saat dibawah melakukan teknik colok mata, mencakar, menggigit untuk dapat lepas dari sergapan dan berdiri lagi ??

2 cabang beladiri beda haluan dipertandingkan

Pada kenyataannya yang kita lihat pada ajang MMA, para atlit stand up sudah mulai cerdik dengan aturan MMA, banyak yang sudah belajar teknik untuk melepaskan diri dari serangan bawah. Begitu juga sebaliknya atlit Ground sendiri mulai mempelajari bagaimana cara memukul dan menendang dengan baik jika suatu saat diajak untuk bermain Stand Up.

Namun menurut saya, tetap saja tontonan yang apik dilihat pada pertandingan MMA ini jika 2 Petarung berasal dari cabang beladiri yang sama. Stand Up VS Stand Up atau Ground Fighting VS Ground FIghting.

Menurut Saya, kedua cabang beladiri ini tidak dapat dipertandingkan selama dengan aturan yang membebankan salah satu pihak. Juga perlu diingat bahwa menguasai 2 cabang beladiri yang berbeda haluan ini tidak mungkin bisa dikuasai semuanya sekaligus, harus memilih mana yang Anda suka untuk ditekuni lebih dalam.

Bagaimana dengan pendapat Anda? Komen secara bebas sopan dan mendidik ya ^_^

Share Button

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *