Teknik Kumite Paling Efektif – Full Contact

Share Button
kumite

kumite

By Mario Christi Suyoto

Setelah melakukan latihan dasar yang cukup , baik teknik pukulan maupun tendangan , jurus-jurus teknik karate yang dirangkai menjadi satu yang disebut “Kata”, akhirnya tiba pada latihan kumite atau pertarungan . Semua hasil latihan tadi , sekarang dipraktekkan dalam Kumite . Dalam sebuah pertarungan, tukar menukar pukulan dan tendangan akan terjadi khususnya pada Karate yang menganut aliran full contact. Pukulan dan tendangan adalah senjata yang dapat digunakan untuk menyerang sedangkan anggota badan kita adalah sarana untuk bertahan. Dengan kata lain tubu

h kita akan mengalami benturan-benturan yang dapat mengakibatkan cidera kalau tidak dilatih dengan baik .

Sebelum  mengikuti Kumite ada baiknya jika kita melakukan latihan guna mempersiapkan anggota tubuh kita agar mampu  menerima serangan atau tidak mengalami cidera ketika serangan kita membentur pada anggota  tubuh lawan, baik ditangkis dengan tangan maupun dengan kaki . Memperkuat anggota tubuh , latihan phisik dan stamina  sangat diperlukan untuk menunjang teknik kumite yang akan dilakukan selama dalam Kumite.

Banyak teknik kumite yang dapat anda lihat di video atau pengarahan dari Sensei dan Senpai selama anda latihan. Namun rahasia dari para sang juara yang telah banyak mengikuti kejuaran, Teknik Kumite yang sering dipakai adalah teknik counter attack. Teknik counter attack bukan berarti kita menerima serangan dahulu dan setelah itu menyerang kembali, melainkan berbarengan menyerang pada saat kita diserang.

Sasaran Terbuka Pada Saat Menyerang

Jika kita mengamati kumite yang sedang berlangsung, celah kosong justru terbuka pada saat lawan menyerang, baik dengan pukulan maupun dengan tendangan. Memanfaatkan momentum tersebut untuk menyerang balik  adalah waktu yang paling tepat. Jangan kita menyerang pada saat lawan kita sedang dalam kondisi bertahan.

Dalam kondisi bertahan, serangan yang kita lontarkan sering dapat di blok dengan baik. Kalau terlalu mengobral serangan dalam kondisi demikian ,akan  menyebabkan stamina kita terkuras habis . Khususnya peserta kumite dalam kelas yang sama (Kelas 60kg, 65kg, 70kg), bobot serangan diperhitungkan kurang lebih sama, oleh karena itu akan sulit untuk membongkar pertahanan dengan serangan. Lain halnya jika anda merasa memiliki bobot pukulan lebih besar dan dapat membongkar pertahanan dengan serangan anda. Namun cara ini hanya dapat diterapkan jika anda mendapat lawan dengan bobot tidak sebanding dan hal ini hanya dapat anda temukan di kelas bebas.

Jangan Takut Menerima Serangan

Seperti yang sudah dikatakan diatas , pertahanan menjadi terbuka atau celah sasaran terbuka pada saat kita di serang. Namun demikian celah ini sangat sulit di amati jika kita masih dihinggapi rasa takut terhadap setiap serangan yang datang . Selama rasa takut tidak dapat diatasi , kebanyakan kita akan menghindari serangan atau sibuk menangkis serangan lawan daripada memanfaatkan momentum untuk counter attack .

Oleh sebab itu,latihan menerima pukulan dan tendangan perlu dilakukan secara rutin . Tentunya diawali dengan tenaga yang dapat diterima tubuh  hingga semakin ditingkatkan . Lama kelamaan badan menjadi terbiasa menerima serangan yang keras . Tidak dianjurkan untuk menerima setiap serangan secara frontal , tetapi tentu dengan gerakan-gerakan untuk mengecilkan permukaan tubuh yang akan menerima serangan agar tenaga yang diterima menjadi berkurang.  Kalau serangan lawan sudah tidak merupakan momok bagi anda, maka terbuka kesempatan untuk mencari timing yang tepat untuk melancarkan counter attack .

Ingat, dalam kumite , kita saling tukar menukar serangan . Bagi yang kurang tahan akhirnya akan menyerah . Sementara itu cari kesempatan yang tepat untuk melancarkan counter attack yang jitu untuk mengakhiri pertarungan .

Bagaimana kita melakukannya?

Pertama, kita berlatih dahulu Sambon Kumite atau pertarungan dengan tiga langkah . Disini kita dilatih cara menyerang dan cara bertahan dan cara membalas serangan . Kemudian melanjutkan latihan Ippon Kumite atau pertarungan satu langkah . Serangan dan Tangkisan serta balasan serang dilakukan hanya dengan satu langkah . Kalau semua tahapan ini dilakukan dengan baik, kita sudah dapat melihat setiap serangan yang datang sehingga dapat menangkis dengan baik dan membalas serangan dengan tepat . Kombinasi untuk membalas serangan bervariasi dan dapat dilatih hingga mampu melancarkannya dengan spontan . Setelah tahapan ini dilalui , maka sekarang tiba saatnya  berlatih Jiyu Kumite atau pertarungan bebas . Karena pertarungan bebas ini adalah kena langsung (full contact), maka anggota tubuh harus sudah siap menerima benturan-benturan . Selama belum mampu menahan benturan serangan ini , sulit bagi kita untuk memanfaatkan kesempatan untuk melancarkan serangan balik .

Kunci dari semuanya itu adalah latihan atau praktek, dengan praktek kita dapat melakukan teknik yang akan kita pakai dengan baik. Teknik Counter Attack dapat terbentuk dari latihan bertahap seperti yang telah disebutkan diatas. Setahap demi setahap perlu dilakukan agar reflek anggota tubuh kita terlatih dengan baik.    Mau instant ??      Rasanya nggak mungkin deh …

Selamat Berlatih.

Share Button

32 thoughts on “Teknik Kumite Paling Efektif – Full Contact

  1. Salam karate osh….
    Terimakasih atas sarannya, dan semoga bermanfaat bagi saya..

  2. Osh!!! Saya karateka dari aliran INKAI. Terima kasih atas bantuannya. Saya akan rajin berlatih. OSHINABU!!!

  3. Osh!!! Saya karateka dari aliran INKAI. Terima kasih atas bantuannya. Saya akan rajin berlatih. OSHINABU!!!

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *