Tips Memperkuat Pukulan

Share Button

By Mario Christi Suyoto

Karate adalah ilmu beladiri dengan menggunakan tangan kosong. Kita dilatih untuk tidak mengandalkan senjata selain dengan anggota tubuh kita sendiri. Seluruh anggota tubuh dilatih sedemikian rupa sehingga dapat dijadikan alat untuk menyerang maupun bertahan . Dengan tangan , kaki , kepala , kita mampu mematahkan, menghancurkan benda-benda keras . Tentunya harus dilatih dengan tekun dan penuh kesabaran agar dapat difungsikan sebagai senjata yang efektif .

Bagi orang awam dan termasuk karate-ka pemula , mereka belum mampu mencerna semua kemampuan ini dan oleh sebab itu sering muncul pertanyaan-pertanyaan seperti :

  • Bagaimana agar tangan kita mampu  mematahkan papan setebal 2,5 cm x 3 lb ?
  • Bagaimana agar kita bisa mematahkan paving block dengan tangan kita?
  • Bagaimana cara mematahkan stick base ball dengan tulang kering kita ?
  • Bagaimana caranya agar kita dapat mengalahkan lawan dengan satu kali pukul?

Dan masih banyak pertanyaan “bagaimana” yang diajukan. Pertanyaan – pertanyaan seperti itu wajar terlontar dari para karateka pemula. Mereka masih belum tahu apa yang harus mereka lakukan, karena mereka masih dini untuk mengetahui hal tersebut. Dalam kesempatan ini kami akan berbagi sedikit mengenai cara memperkuat pukulan. Jadi bagi para pemula nggak usah kuatir pertanyaan kalian tidak terjawab.

Pukulan (Tsuki) dalam beladiri karate adalah serangan yang sangat efektif dan sering digunakan. Target yang biasa dibidik dalam pukulan ini adalah bagian  dada , perut (khususnya dalam pertandingan) dan kepala . Dalam karate yang menganut sistem full contact, tangan yang kita gunakan untuk memukul  pada sasaran ke dada dan perut tidak dibungkus dengan sarung tangan atau Glove sehingga sangat memungkinkan cidera pada tangan  jika tidak ditunjang dengan kekuatan yang memadai pada bagian-bagian tertentu.

Bagaimana kita memperkuat pukulan kita?

Memperkuat pukulan tidak seperti membalikkan telapak tangan, perlu proses untuk mendapatkannya. Waktu yang diperlukan juga tidak sedikit, mungkin bisa memakan waktu lama bagi sebagian orang.

Ada 3 hal yang perlu diperhatikan dalam memperkuat pukulan :

Membentuk Otot dan Persendian

Otot -otot  disekitar tangan kita seperti pada pergelangan tangan,   siku , pangkal bahu bagian atas , sangat menunjang pukulan kita, Latihan Push-Up dapat dilakukan untuk melatih bagian-bagian tangan tersebut . Push-Up merupakan cara latihan yang paling praktis. Selain itu dapat juga menggunakan alat yang dibuat khusus untuk itu .

Memperkuat Bentuk Kepalan Tangan

Tangan kepal atau seiken , kita gunakan untuk meninju . Bagian tangan yang digunakan adalah pangkal ruas jari tangan telunjuk dan jari tengah yang disebut kento . Kita dapat memperkuat bagian-bagian tangan ini dengan cara meninju pada karung pasir (sand-bag).  Meskipun bagian ruas tangan yang lain tidak diigunakan secara khusus tetapi juga perlu dilatih agar seimbang . Kepalan yang padat dan terlatih tidak mudah cidera apabila dibenturkan pada benda keras . Pada awal latihan, tentunya sangat menderita dan merasakan sakit . Apabila mengalami pembengkakan , diobati dulu agar hilang sakitnya . Setelah tidak sakit, harus dilanjutkan latihannya , demikian seterusnya . Tanpa ketekunan dan kemauan keras , tangan kepal tidak pernah akan terbentuk sebagai senjata yang ampuh .

Fokus Sasaran

Setelah kita memiliki kepalan yang kuat , bagian-bagian tangan penunjang yang kuat , tidak otomatis tinju menjadi keras . Kekuatan tinju sangat dipengaruhi dengan tenaga pukulan yang dimiliki . Meskipun tangannya keras , kalau dilontarkan dengan tenaga yang lemah tentunya tidak memberikan efek yang fatal .

Untuk meningkatkan tenaga pukulan, kita harus rajin melakukan latihan Kihon atau latihan dasar . Kita dilatih cara memukul yang benar dan diarahkan kesasaran yang tepat . Pada awalnya, kita masih mengalami kesulitan untuk melancarkan pukulan secara benar dan terfokus sasarannya . Oleh sebab itu, tenaga pukulan masih tidak terhimpun pada satu titik dan tidak memberikan efek yang besar . Namun setelah dilatih berulang-ulang , kita akan mampu mengarahkan pada satu titik sasaran , dengan kecepatan yang terlatih , sehingga menimbulkan daya yang semakin dahsyat . Dengan pengontrolan diri yang tenang , pukulan yang terfokus dengan kecepatan tinggi dan pada waktu yang tepat , maka kepalan yang sudah terlatih tadi dapat menghasilkan sekali pukul mematikan .

Ketiga hal tersebut diatas perlu diperhatikan dan dilakukan secara terus menerus , maka niscaya akan diperoleh senjata tangan yang dapat diandalkan untuk membela diri . Teruslah berlatih dan temukan kekuatan pukulan Anda.

Share Button

30 thoughts on “Tips Memperkuat Pukulan

  1. Saya berhasil melumpuh kan lawan dengan sekali pukulan,padahal dia 3×lebih besar,tinggi,dan kuat dari saya,saya membuat pukulan itu sendiri,dulu saya takut sekali sama dia,sekarang sebaliknya,sekarang saya percaya diri,ok ^_^ thanks.

  2. Saya prrnah latian memukul seperti itu tp hasil yg di peroleh tidak memuaskan, lalu saya mengembangkan sarana yg di pergunakan menggunakan lempeng baja permobil yg di dobel 5 selama 3bln saya memukul itu sampai itu terbelah .
    Tp jangan di praktekan ya ini cuma bagi pengetahuan
    Berbahaya soallnya bisa membunuh hewan apalagi manusia
    Dan latianya bisa membuat cidra bahkan cacat pd pergelangan tangan karna bisa patah tulang keringnya ,saya ja masuk rumah sakit sampai 4x

      • latihan konsisten … menjadi kuat bukan saja secara raga melainkan jiwa dan raga. Shinkyokushin Karate mengajarkan kita mengalahkan diri sendiri karena musuh terbesar dalam hidup kita adalah diri kita sendiri.

    • orang yang memiliki keahlian beladiri tidak berarti harus ditakuti. menyalahgunakan beladiri tidak membuat anda ditakuti melainkan dimusuhi.
      berlatihlah terus sampai anda mendapatkan arti sebenarnya dari beladiri yang anda tekuni.

  3. Kalau mau lebih kuat coba latihan ninju kertas yang digantung sampai bolong efeknya bakal lebih terpusat disatu titik bro atau pas mau ninju coba untuk ngenggam sesuatu kaya kertas yang dibonyokin atau botol kecil seukuran jempol

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *